• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

[-]
Tags
kapan? kurikulum sd pelajaran di coding quot indonesia sudah masuk australia

Pelajaran "Coding" Sudah Masuk Kurikulum SD di Australia, di Indonesia Kapan?
#1
Question 
[Image: 0850182Ilustrasi-Koding780x390.jpg]

Quote:KOMPAS.com - Beberapa saat yang lalu Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan harapannya agar pelajaran "coding" disisipkan pada kurikulum pendidikan. Kata dia, hal tersebut telah disampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Masih wacana di Indonesia, pelajaran "coding" sudah terealisasi pada kurikulum pendidikan dasar di Australia. Dilansir KompasTekno, Senin (21/9/2015) dari Mashable, pelajaran pemrograman tersebut digadang-gadang bakal menggantikan popularitas pelajaran Sejarah dan Geografi di sekolah.

Secara garis besar, ada empat fokus pendidikan di Australia untuk siswa sekolah dasar. Yakni science, technology, engineering, dan maths (STEM).

Pembuatan program komputer, kata Menteri Pendidikan Australia Christopher Pyne, akan diajarkan sejak anak berumur lima tahun. Lebih lanjut, untuk pelajaran pemrograman yang lebih rumit akan dimulai mulai usia tujuh tahun.

"Pendidikan STEM yang berkualitas di sekolah sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi, di masa sekarang dan masa depan," kata Menteri Pyne.

Hal ini menanggapi tren pemanfaatan teknologi yang berkembang agresif. Manusia modern saat ini hampir menggantungkan semua aktivitas kesehariannya pada pengadopsian teknologi.

Utamanya melalui aplikasi yang tersemat pada berbagai perangkat elektronik mobile (smartphone dan tablet). Mulai dari sektor transportasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Pyne yakin pekerjaan di industri teknologi akan sangat dibutuhkan dunia global beberapa tahun mendatang. "Anak sekolah dasar didukung dengan pengajaran coding sejak dini agar di masa depan mereka akan menjadi pekerja yang dibutuhkan," kata dia.

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang membawahi 16 subsektor. Tiga di antaranya, yang menjadi fokus utama adalah aplikasi digital, musik dan film.

Jokowi berkali-kali mengutarakan dukungannya kepada para insan kreatif untuk mengembangkan aplikasi terapan yang bisa membantu perekonomian negara. Misalnya aplikasi yang bergerak di sektor kebudayaan, perikanan dan pertanian.

"Ekonomi tradisional kita perlu sentuhan aplikasi yang memudahkan mereka," kata dia pada suatu kesempatan.

Dalam pengembangan teknologi yang dimaksud, seperti kata menteri RA, turut dibutuhkan pendidikan teknologi yang mumpuni sejak dini. Lalu, kapan wacana pelajaran "coding" akan terealisasi?

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2015/09/22/....Australia

Nggak cuma di Australia sebenernya yg udh nerapin pelajarin ngoding dr usia dini, di forum XDA Developer rata2 yg jago bkn theming ROM malah anak2 SMP (Banyakan bahasa latin). Andai di Indonesia bisa segera terealisasi ya beberapa tahun mendatang SDM kita lebih bisa bersaing hehe... semoga gak cuma wacana lah ya Rolleyes
Donate?
PayPal: djnandisme@gmail.com
Bitcoin: 1JbBokck8C729dcJjcAHmNuUMym8gBpBqc

http://dj-site.blogspot.com/
http://www.serabutan.com/
  Reply
#2
Pnah liat yg bkin cusrom buat tab mlh anak smp dr thai um
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)