Are you on the MyBB Community Forums ? - Sign up for notification of new MyBB releases and updates.

Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums



(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 58
» Latest member: nctrnl
» Forum threads: 52
» Forum posts: 66

Full Statistics

Online Users
There are currently 4 online users.
» 0 Member(s) | 4 Guest(s)

Latest Threads
djnand
Merawat Busana Muslim Bli...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
05-22-2018, 01:43 AM
» Replies: 0
» Views: 15,930
djnand
Atasi Kulit Keringmu Deng...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
03-16-2018, 08:59 AM
» Replies: 0
» Views: 21,376
djnand
Guru Les Privat Jakarta B...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
03-09-2018, 01:57 PM
» Replies: 0
» Views: 8,509
djnand
Resep Sop Buntut Yang Ist...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
02-21-2018, 01:25 PM
» Replies: 0
» Views: 3,116
djnand
Inilah, 3 Cara Memasang D...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
02-02-2018, 09:07 AM
» Replies: 0
» Views: 5,174
djnand
Dampak Gadget Terhadap Pe...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
01-24-2018, 09:10 AM
» Replies: 0
» Views: 3,687
djnand
Gemar Minum Teh? Yuk, Ken...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
09-20-2017, 10:20 AM
» Replies: 0
» Views: 25,013
djnand
Bosen Sama Kue Nastar Yan...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
09-14-2017, 06:25 AM
» Replies: 0
» Views: 17,867
djnand
Cara Merawat Rumah Saat M...

Forum: Yang Kami Rekomendasikan
Last Post: djnand
09-02-2017, 01:49 PM
» Replies: 0
» Views: 1,416
djnand
Maintenis Selesai 01/06/1...

Forum: Informasi Utama & Aturan Main
Last Post: djnand
06-01-2017, 02:15 AM
» Replies: 0
» Views: 5,892

 
  Tintin is Back! Petualangan Tintin Kini Bisa Dibaca Digital
Posted by: djnand - 11-18-2015, 03:32 AM - Forum: Luar Negri - No Replies

Quote:
[Image: tintin_dlm.jpg?w=500&q=90]

Jakarta - Petualangan karakter buku komik yang paling terkenal Tintin bersama anjing setianya Milo kembali hadir di Somerset House, London dari 12 November sampai 31 Januari 2016 mendatang. Eksibisi yang merayakan perjalanan Tintin dan penciptanya itu berbicara 'Tintinologist', penciptanya asal Belgia Herge sampai rencana digitalisasi yang diungkapkan oleh Michael Farr, peneliti Tintin.

Farr mulai menyukai Tintin ketika usianya menginjak empat tahun. Sampai dewasa, dirinya masih menyukai Tintin dan menjadi seorang 'Tintinologist' di seluruh konferensi dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (18/11/2015), setelah pencipta Tintin Herge meninggal dunia pada 3 Maret 1983, Farr pergi ke Brussels untuk memberi penghormatan.

Di studio Herge, ia menemukan seniman yang bekerja dengan pencipta Tintin tampak tertekan. "Jandanya mengatakan bahwa keinginan terakhir Herge ketika meninggal adalah karya Tintin harus mati dengan dirinya juga," ucap Farr.

Artinya, tidak akan ada buku-buku baru lagi. "Tangan kanannya Herge, Bob de Moor hancur. Dia mengatakan, dalam lima tahun, Tintin benar-benar akan dilupakan," lanjutnya lagi.

Sampai sekarang, kisah petualangan anak kecil yang pemberani itu telah terjual lebih dari 200 juta buku di 90 negara. Apa yang membuatnya masih populer?

"Di buku-bukunya banyak cerita petualangan. Lalu ada gambar yang begitu sinematik, ada sindiran dan juga komentar politik," ujar Farr.

Lebih dari satu dekade pameran Tintin selalu diadakan di London. Menurutnya, eksibisi ini bukan untuk penggemar Tintin tapi Museum Herge di Brussels ingin membawa Tintin ke penggemar yang baru.

"Kami membawa Tintin ke era digital di aplikasi baru. Anda bisa memperbesar frame karakternya. Ini luar biasa. Tintin menjadi lebih hidup!"

Digital adalah salah satu cara untuk mengenalkan Tintin ke generasi terbaru dunia yang sarat gadget. Tentu saja, kata Farr, Herge akan senang Tintin bisa dibaca secara digital.

"Dia adalah orang yang modern, tidak kolot sama sekali. Dia serius dengan seni modern dan punya karya-karya seperti Warhol, Lichtenstein, Hockney. Pertama aku bertemu dengannya, dia berusia 71 tahun dan aku pria 20 tahunan. Aku yakin dia akan mendukung proyek digitalisasi ini!"

Sumber: http://hot.detik.com/read/2015/11/18/083...ca-digital

Huaaaaa.... tintin mau dibikin versi digitallll.... buru2 nyari linknya di google  Arrow


  Ducati: Stoner Akan Jadi Test Rider yang Super Fast
Posted by: djnand - 11-18-2015, 03:24 AM - Forum: Luar Negri - No Replies

Quote:
[Image: stonerrobertcianfloneg.jpg]

Milan - Kubu Ducati kembali menegaskan memang bakal berusaha menggaet Casey Stoner, walaupun baru dalam kapasitas test rider dan bukan untuk mendaulatnya jadi pebalap di tim pabrikan mereka.

Hal itu dipastikan oleh CEO Ducati Claudio Domenicali dalam wawancara dengan wartawan nasional, termasuk detikSport, di sela-sela pameran motor EICMA, di Milan, Italia, Selasa (17/11/2015) malam waktu setempat.

"Rumor yang menarik, hehehe. Casey Stoner memang masih cepat dan kontraknya mau habis akhir tahun ini. Jadi mungkin kami bisa mencari kesepakatan dengan dia," ujar pria berkepala plontos ini.

Akan tetapi, jika pun Ducati sukses kembali membawa Stoner ke paddocknya maka juara dunia dua kali MotoGP itu untuk sementara takkan menjadi pebalap factory team Ducati.

"Jika kami sukses dia akan menjadi test rider, bukan factory rider, karena kami masih ada kontrak tahun depan dengan 2 pebalap. Sementara di sisi lain Stoner belum kepikiran lagi untuk kembali membalap. Jadi dia akan menjadi seorang test rider yang super fast," ujarnya.

Stoner adalah satu-satunya rider yang sejauh ini berhasil menjuarai kelas primer balap motor grand prix bersama Ducati. Ia memutuskan pensiun dari MotoGP di tahun 2012, walaupun selepas itu masih turut serta sebagai pebalap uji untuk Repsol Honda.

Akhir tahun ini kontrak Stoner dengan Repsol Honda akan habis, memicu spekulasi bahwa ia akan digaet oleh Ducati. Lebih lanjut lagi, ada rumor kalau Ducati akan memberinya fleksibilitas agar dapat melaju di lintasan balap 2016 dengan wild card--untuk kemudian comeback penuh di lintasan pada 2017. Untuk musim 2016 tim pabrikan Ducati masih akan diperkuat oleh Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Sumber: http://sport.detik.com/read/2015/11/18/0...-fast#main

Wuihhhh... ini dia salah satu good news untuk musim depan. Moga2 aja musim 2017 stoner bener come back ke Moto GP lagi. Soale satu2nya lawan yg sepadan dan entertaining buat Rossi cm Stoner menurut saya. Lorenzo? balapan cuma sendiri ampe finish, Marq? sudahlah males ngomongin dia. Pedrosa? Mood2an kadang bagus kadang ciut nyalinya... Big Grin


Sad CDMA Belum Mati!
Posted by: djnand - 10-07-2015, 11:41 PM - Forum: Dalam Negri - No Replies

[Image: 125455_akion.jpg?w=500]


Quote:
Seoul - Smartfren bisa dibilang survive sendirian di bisnis CDMA Indonesia. Namun ternyata kini, di tengah gegap gempita 4G, layanan CDMA tetap ada peminatnya. Hal ini pun membuat Smartfren terkejut dibuatnya.

"Terus terang saya surprise juga ternyata CDMA masih ada peminatnya. Nasional masih ada. Jabodetabek kontribusi secara nasional itu 40%. Itu masih besar," ungkap Roberto Saputra, Direktur/Chief Brand Officer Smartfren saat berbincang dengan sejumlah media di Seoul, Korea Selatan.

CDMA Smartfren sendiri dipastikan belum ada rencana untuk dimatikan, jadi masih akan di-maintain selama permintaannya masih ada. Namun tak ada lagi ekspansi lanjutan dan hanya disediakan alokasi 5 MHz di rentang frekuensi 850 MHz. Sementara fokus bisnis Smartfren sepenuhnya kini tercurah pada 4G LTE, yang baru diluncurkan pada 19 Agustus 2015.

"CDMA di-maintain saja, bukan berhenti, kita tetap menyelenggarakan layanan ÇDMA tapi tak akan lagi ekspansi. Coverage-nya tetap seperti itu," kata Roberto.

Latar belakang user yang melirik handset 4G dan CDMA itu memiliki perbedaan. Pengguna CDMA itu disebut sebagai pelanggan yang loyal dan merupakan seorang pengguna media sosial yang ringan dan basic services, dengan Average Revenue Per User (ARPU) sekitar Rp 25-30 ribu per bulan.

"Jadi orang yang mengganti dan membeli handset CDMA itu yang ponselnya rusak. Sedangkan orang yang beli handset 4G itu memang dia mau upgrade," ujarnya.

Kesetiaan pengguna CDMA salah satu contohnya juga bisa ditemui di Korea Selatan, sebagai negara dengan adopsi 4G paling cepat di dunia. Disebutkan Roberto, 70% pelanggan layanan operator LG U+ sudah bermigrasi ke 4G. Tetapi ada 25% pelanggan lainnya yang masih setia dengan layanan CDMA.

"Bahkan di Korea. Jadi mereka bilang, ini ada orang-orang yang sudah ditawari apapun tetap tak mau pindah. Karena sudah senang, devicenya mungkin sudah 5 tahun gak ganti-ganti. Di Korea itu ada di pelanggan operator LG U+. Di sana kita cek juga, kan mereka transisi dari CDMA ke 4G, itu ada yang 25% masih pengguna CDMA," Roberto mengungkapkan.

Sampai akhirnya operator LG U+ menggunakan cara tegas untuk memaksa migrasi pelanggannya tersebut. "Kita tanya, kalau mereka gak mau pindah juga ke 4G, mungkin akan dimatikan. Akhirnya mereka menggunakan cara hard migration (dipaksa), karena gak mau pindah-pindah," lanjutnya.

"Di kita ada orang-orang yang seperti itu (setia dengan CDMA-red.). Makanya CDMA Smartfren tetap di-maintain dulu. Karena 4G kan baru, orang masih banyak yang belum tahu, perangkatnya juga kan masih mahal. Sampai edukasi sudah ada dan konsumen merasakan benefit value seperti apa, baru akan mulai shifting," tandas Roberto.



Tetep dimaintain sampe banyak yg tau baru di shifting, lha bedanya sama mau dimatiin apa Big Grin Wes nggak bakal ekspansi lagi. Untung saya cuma loyal sama produk andromax (hisense), bukan kartu cdma smartfren Cool


Lightbulb Blu-jek Itu Blusukan Ojek, Bukan Blue Bird
Posted by: djnand - 09-22-2015, 05:53 AM - Forum: Dalam Negri - No Replies

[Image: 1709074blujek1780x390.jpg]



[Image: 1716272pendiriblujek780x390.jpg]


Quote:
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekilas melihat jaket pengemudi Blu-Jek yang dominan warna biru itu, pengguna akan teringat pada perusahaan taksi Blue Bird. Bahkan, karena kemiripan ejaan nama itu sempat beredar desas desus yang menyebut Blu-jek sebagai bagian dari perusahaan taksi itu.

Namun, ternyata Blu-Jek tidak terkait sama sekali dengan perusahaan taksi itu. Blu-Jek adalah sebuah perusahaan sendiri yang didirikan oleh Michael Manuhutu dan Garrett Kartono.

"Tidak, kami tidak ada afiliasi dengan Blue Bird. Kita memang dari awal pilih warna biru, dan Blu itu maksudnya dari kata blusukan," tegas Garret saat ditemui KompasTekno pada acara peluncuran di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

"Sekarang ini kami masih self funding, berdua saja. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menerima investasi. Kita masih lokal, tapi punya rencana ekspansi untuk internasional juga, mungkin di Asean dulu, seperti Bangkok atau Filipina," imbuhnya.

Blu-Jek bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk sistem pembayaran, Telkomsel untuk nomor telepon yang dipakai Rider --sebutan untuk pengemudi Blu-Jek-- dan ZTE untuk ponsel yang digunakan.

Blu-Jek mulai beroperasi sepenuhnya pada Jumat (18/9/2015). Sama seperti aplikasi ride sharing lain, pengguna bisa menggunakan aplikasi dari smartphone berbasis Android atau iOS.

Selanjutnya cukup memilih lokasi penjemputan dan lokasi yang dituju. Aplikasi akan menghitung jarak dan harga yang mesti dibayarkan pengguna, dengan pilihan tunai atau Mandiri e-cash.

Selain layanan transportasi, Blu-Jek juga menawarkan jasa pengantaran dokumen, bantuan belanjan dengan nilai maksimal pembelian Rp 1 juta, dan jasa pengantaran makanan.

Perusahaan ride sharing itu menyiapkan sekitat 1.000 orang pengemudi, dan kemungkinan menambah sekitar 5.000 orang lagi yang sedang dalam pemrosesan lamaran. Garrett mengklaim. Sebanyak 98 persen Rider Blu-Jek berasal dari tukang ojek tradisional yang mereka ajak bergabung dari pangkalan ke pangkalan.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2015/09/17/....Blue.Bird


Ooohhhh... Blu-jek bukan bentukannya Blue Bird Group tohh... agi weruh nek singkatane Blusukan Ojek ternyata hahaha... tp yo bagus sih ide mereka utk nyediain jasa nganter paket, belanjaan sm makanan, diluar ojek. Bisa2 JNE, sm Delivery Order gak laku bsk2 hahaha... Big Grin


Question Pelajaran "Coding" Sudah Masuk Kurikulum SD di Australia, di Indonesia Kapan?
Posted by: djnand - 09-22-2015, 05:40 AM - Forum: Dalam Negri - Replies (1)

[Image: 0850182Ilustrasi-Koding780x390.jpg]

Quote:KOMPAS.com - Beberapa saat yang lalu Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan harapannya agar pelajaran "coding" disisipkan pada kurikulum pendidikan. Kata dia, hal tersebut telah disampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Masih wacana di Indonesia, pelajaran "coding" sudah terealisasi pada kurikulum pendidikan dasar di Australia. Dilansir KompasTekno, Senin (21/9/2015) dari Mashable, pelajaran pemrograman tersebut digadang-gadang bakal menggantikan popularitas pelajaran Sejarah dan Geografi di sekolah.

Secara garis besar, ada empat fokus pendidikan di Australia untuk siswa sekolah dasar. Yakni science, technology, engineering, dan maths (STEM).

Pembuatan program komputer, kata Menteri Pendidikan Australia Christopher Pyne, akan diajarkan sejak anak berumur lima tahun. Lebih lanjut, untuk pelajaran pemrograman yang lebih rumit akan dimulai mulai usia tujuh tahun.

"Pendidikan STEM yang berkualitas di sekolah sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi, di masa sekarang dan masa depan," kata Menteri Pyne.

Hal ini menanggapi tren pemanfaatan teknologi yang berkembang agresif. Manusia modern saat ini hampir menggantungkan semua aktivitas kesehariannya pada pengadopsian teknologi.

Utamanya melalui aplikasi yang tersemat pada berbagai perangkat elektronik mobile (smartphone dan tablet). Mulai dari sektor transportasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Pyne yakin pekerjaan di industri teknologi akan sangat dibutuhkan dunia global beberapa tahun mendatang. "Anak sekolah dasar didukung dengan pengajaran coding sejak dini agar di masa depan mereka akan menjadi pekerja yang dibutuhkan," kata dia.

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo telah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang membawahi 16 subsektor. Tiga di antaranya, yang menjadi fokus utama adalah aplikasi digital, musik dan film.

Jokowi berkali-kali mengutarakan dukungannya kepada para insan kreatif untuk mengembangkan aplikasi terapan yang bisa membantu perekonomian negara. Misalnya aplikasi yang bergerak di sektor kebudayaan, perikanan dan pertanian.

"Ekonomi tradisional kita perlu sentuhan aplikasi yang memudahkan mereka," kata dia pada suatu kesempatan.

Dalam pengembangan teknologi yang dimaksud, seperti kata menteri RA, turut dibutuhkan pendidikan teknologi yang mumpuni sejak dini. Lalu, kapan wacana pelajaran "coding" akan terealisasi?

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2015/09/22/....Australia

Nggak cuma di Australia sebenernya yg udh nerapin pelajarin ngoding dr usia dini, di forum XDA Developer rata2 yg jago bkn theming ROM malah anak2 SMP (Banyakan bahasa latin). Andai di Indonesia bisa segera terealisasi ya beberapa tahun mendatang SDM kita lebih bisa bersaing hehe... semoga gak cuma wacana lah ya Rolleyes